Ratusan Masyarakat Desa Punti Kalo Tebo Jambi Bakar Satu Rakit Dompeng
Harianupdate.net - Ratusan masyarakat Desa Punti Kalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi, berbondong-bondong mengejar aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) jenis dompeng yang beroperasi di wilayah desa mereka, pada Senin pagi. Aksi tersebut dipicu oleh keresahan warga terhadap aktivitas tambang ilegal yang dinilai merusak lingkungan dan melanggar aturan adat setempat.
Menurut keterangan Muslim, salah seorang warga Desa Punti Kalo, para pekerja dompeng telah mulai beraktivitas sejak pukul 07.00 WIB. Ia menyebutkan bahwa lokasi penambangan tersebut berada di kawasan yang secara turun-temurun merupakan wilayah desa Punti kalo dan teluk langkap dan tidak diperbolehkan untuk aktivitas dompeng.
“Dari nenek moyang kami, kawasan itu tidak boleh ditambang. Siapa pun tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dompeng di sana,” ujar Muslim, menegaskan kuatnya larangan adat yang berlaku di wilayah tersebut.
Sebelum insiden pembakaran terjadi, warga mengaku telah memberikan peringatan kepada para pekerja PETI agar menghentikan aktivitas mereka. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan, sehingga memicu kemarahan warga yang semakin memuncak.
Akibatnya, warga langsung mengejar sejumlah rakit dompeng yang berada di tengah aliran sungai. Beberapa pekerja berhasil diamankan oleh warga, sementara rakit-rakit dompeng tersebut akhirnya dibakar sebagai bentuk pelampiasan emosi dan penolakan tegas terhadap aktivitas PETI di wilayah Desa Punti Kalo.(fr)
