Kadis PMD Malik, Keluar Dari Ruang Sekda Tebo Jambi Dengan Tergesa-Gesa Takut Jumpai Anggota BPD Desa Sungai Rambai
Harianupdate.net - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tebo, Abdul Malik, enggan memberikan komentar dan memilih meninggalkan lokasi dengan tergesa-gesa dan takut ditemui masyarakat dan anggota BPD usai menghadiri rapat di ruang Sekda Tebo, Rabu (08/07/2026). Rapat tersebut membahas permasalahan antara kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang menjadi sorotan masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tebo, Sindi, usai rapat menyampaikan bahwa Kepala Desa Sungai Rambai, Hayatul Azmi alias Dadang, tidak dapat hadir secara langsung karena sedang berada di Sumatera Barat. Namun, yang bersangkutan tetap mengikuti rapat melalui sambungan Zoom. Sindi menjelaskan bahwa terkait dugaan permasalahan di desa, pemerintah akan melakukan audit terlebih dahulu untuk memastikan adanya temuan.
Sementara itu, masyarakat Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, bersama anggota BPD mendesak agar Kepala Desa Hayatul Azmi dinonaktifkan dari jabatannya. Desakan tersebut muncul karena adanya dugaan banyaknya belanja desa yang tidak sesuai dengan anggaran.
Permasalahan ini disebut telah berlangsung sejak tahun 2023 hingga saat ini tanpa penyelesaian yang jelas. Ketua BPD Desa Sungai Rambai, Iskandar, mengungkapkan bahwa sejumlah pihak, termasuk LPM dan pegawai syara, telah diberhentikan oleh kepala desa, yang semakin memicu polemik di tengah masyarakat.
Iskandar juga menyebutkan bahwa rapat yang digelar bersama Sekda belum menghasilkan keputusan yang jelas dan masih menunggu hasil audit dari Inspektorat Tebo. Ia menegaskan, pihak BPD memutuskan mogok kerja mulai hari ini hingga ada kejelasan. Masyarakat pun mengaku kecewa terhadap hasil rapat tersebut serta sikap Dinas PMD yang dinilai belum memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi.(fr)
