BREAKING NEWS

Penyerahan Penghargaan Desa Bebas Api, Sekali Gus Penandatanganan MoU Desa Bebas Api 2025 - 2026


Harianupdate.net - Kegiatan Penghargaan Desa Bebas Api sekaligus penandatanganan komitmen Desa Bebas Api berlangsung dengan dihadiri sejumlah pejabat terkait, termasuk Wakil Bupati Tebo, unsur TNI-Polri, serta berbagai pihak lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini semakin menantang, terutama akibat perubahan pola cuaca yang menyebabkan musim kemarau lebih panjang atau datang lebih awal dari perkiraan. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari seluruh elemen.

Dedy Reynold selaku Regional Head PT Rigunas Agri Utama (Asian Agri), dalam sambutannya pada Selasa (07/07/2026) di aula utama rumah dinas Bupati Tebo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan penyerahan penghargaan Desa Bebas Api tahun 2025–2026 sekaligus penandatanganan MoU Desa Bebas Api tahun 2026–2027. Ia menegaskan bahwa fokus utama tidak hanya pada kemampuan merespons saat kebakaran terjadi, tetapi lebih pada penguatan langkah pencegahan dan deteksi dini agar potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak awal.

Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, Asian Agri berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan karhutla. Menurutnya, keberhasilan menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, aparat keamanan, serta dunia usaha.

Dalam kesempatan itu, pihak perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tebo beserta jajaran, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla. Sinergi yang terjalin selama ini dinilai menjadi kunci dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran.


Berbagai upaya melalui Program Desa Bebas Api terus dilakukan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, patroli terpadu, hingga penguatan kapasitas masyarakat. Program ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif dan norma baru di tengah masyarakat agar pencegahan kebakaran menjadi bagian dari budaya bersama. Peran aktif masyarakat, khususnya Masyarakat Peduli Api, dinilai sangat vital sebagai garda terdepan dalam pemantauan, patroli, serta pelaporan dini.

Selain itu, pemanfaatan teknologi juga terus dikembangkan, seperti pemantauan hotspot secara berkala dan penggunaan drone untuk mempercepat deteksi dini di wilayah rawan. Meski demikian, teknologi hanya menjadi alat pendukung, sementara keberhasilan utama tetap bergantung pada kesiapan, kepedulian, serta kolaborasi seluruh pihak. Ke depan, tantangan karhutla dipastikan masih ada, namun dengan komitmen kuat dan semangat gotong royong, seluruh pihak optimistis dapat menjaga wilayah tetap aman dan bebas dari kebakaran.(fr) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar