BREAKING NEWS

Warga Desa Punti Kalo Melaporkan Ke Polisi Dugaan Perusakan lahan Pertanian Sawit Akibat Dompeng


Harianupdate.net - Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) menggunakan rakit dompeng di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, kembali menjadi sorotan. Warga menilai kegiatan tersebut seolah tidak takut terhadap aparat penegak hukum, meskipun sebelumnya pihak kepolisian telah memberikan imbauan hingga melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Salah seorang warga Desa Punti Kalo, Kecamatan Sumay, berinisial PH, Rabu (26/8/2026), mengatakan bahwa beberapa hari lalu dirinya telah melaporkan dugaan perusakan lahan pertanian sawit yang berada di pinggir Sungai Batanghari kepada pihak kepolisian setempat.

Menurut PH, lokasi lahan tersebut berada sekitar lebih kurang 30 meter dari aliran Sungai Batanghari. Ia menduga kondisi lahan mengalami kerusakan dan saat ini sebagian sudah mengalami longsor yang diduga berkaitan dengan aktivitas PETI di sekitar lokasi tersebut.

PH menambahkan, setelah laporan tersebut disampaikan, pihak Polsek setempat telah turun ke lokasi dan memasang garis polisi. “Setelah saya laporkan, pihak Polsek setempat sudah memasang garis polisi,” ungkapnya.

Warga berharap adanya tindakan tegas dan pengawasan berkelanjutan dari aparat penegak hukum agar aktivitas PETI tidak kembali merusak lahan masyarakat serta lingkungan di sepanjang Sungai Batanghari. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas PETI dan kerusakan lahan tersebut.(fr) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar